Plot Dalam Naskah (Penulisan Naskah Cerita Radio)


Plot/Alur

Plot/Alur adalah struktur penyusunan kejadian-kejadian dalam cerita, yang disusun secara logis. Rangkaian itu saling terjalin dalam hubungan yang kausalitas. Fungsi plot, disamping untuk mengungkapkan buah pikiran juga untuk menangkap, membimbing dan mengarahkan perhatian pendengar agar tertarik pada karya cerita tersebut. plot yang baik adalah yang mengandung suspence  atau ketegangan dan surprise atau kejutan. Hal tersebut dapat diwujudkan dalam perbuatan tokoh-tokoh cerita dengan pernyataan-pernyataannya. Dan seakan-akan meramalkan apa yang akan terjadi kemuadian, sebagai ironi dramatic.

tugas ilkom

Catetan :
- Sumber tulisan berasal dari literatur BUKU KOMUNIKASI, TIDAK DARI INTERNET saja sesuaikan penulisan kutipan dan cantumkan sumbernya dalam DAFTAR PUSTAKA
- Jarak penulisan 1,5 spasi, huruf Times New Roman 12, diberi no hal di pojok kanan atas
- Batas jarak tepi kertas : ATAS 4 cm, BAWAH 3 cm, tepi KANAN 3 cm, tepi KIRI 4 cm, kertas KWARTO / A4
- Sistematika penulisan 3 bab (Pendahuluan, Pembahasan, dan Penutup)
- Makalah dicantumkan kelompoknya dan nama kelompok, diberi sampul dan dijilid
- Makalah dikumpulkan 1 minggu dan dipresentasikan kelompok
- Selamat mengerjakan

Daftar Kelompok

Kelompok 1 (Fungsi-fungsi Komunikasi)
- Mutiara
- Agnes
- Meydie
- Prima
- Hafidh
- Natasha
- Eta

Kelompok 2 (Komunikasi : Ilmu yang Multi Disiplin)
- Febriansyah
- Arum
- Ratna
- Daus
- Arin
- Bagas
- Agung
- Neno

Kelompok 3 (Macam saluran / Channel dalam Komunikasi)
- Sabrina
- Yustina
- Septin
- Abdul
- Andre
- Desty
- Wulan

Kelompok 4 (Komunikasi : Komunikan dan Khalayak)
- Dita
- Anis
- Wulandari
- Rahma
- Jendra
- Angga
- Vey

Kelompok 5 (Komunikasi Verbal dan Non Verbal)
- Ayu
- Lilin
- Nandha
- Risang
- Ari
- Dody
- Ersan

Kelompom 6 (Komunikasi : Komunikator, Pesan dan Media)
- Sigit
- Hamzah
- Ivan
- Venno
- Giga
- Fadjri
- Hilmy

keuntungan dan kerugian

Keuntungan dari rekaman kering:
Waktu yang diperlukan adalah pendek
Waktu yang dibutuhkan bisa disesuaikan dengan aktivitas narator / artis
Direktur dapat mengatur waktu perekaman mudah


Kerugian rekaman kering:
žPenyimpanan rekaman harus dilakukan dengan hati-hati
žHal ini tidak mudah bagi operator untuk mencatat dan pencampuran
žKemungkinan mengalami penurunan kualitas (equalizer penyesuaian)


Keuntungan dari merekam basah / langsung:
Merekam waktu pendek
Hasil rekaman dapat diperiksa dengan cepat
Mudah untuk memperbaiki kesalahan dalam rekaman sekaligus


Kerugian rekaman basah / langsung:
Semua yang terlibat dalam rekaman harus sempurna
Jika satu orang tidak ada rekaman akan tertunda
Sebelum merekam, direktur dan operator harus hati-hati mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk merekam (efek suara, ilustrasi rnusic, dll.)

Bahagia Itu..

Bahagia itu sederhana kok..
Misalnya, bahagia ketika melihat orang yang kita cintai itu bahagia :)

Bahagia itu..
Saat orang yang kamu sayang, menggenggam tanganmu erat dan ga akan pernah melepaskannya..

Bahagia itu..
Saat kamu bisa melihat ketulusan kasih sayang dan cintanya, hanya dengan melihat kedua matanya..

Bahagia itu..
Saat dia tertawa dan merasa nyaman saat bersamamu..

Bahagia itu..
Saat dia selalu mengingatmu disaat dia ingin tidur..

Bahagia itu..
Saat kita bisa merasakan damai saat bersamanya..

Bahagia itu..
Saat air mata bisa jatuh, tapi bukan air mata kesedihan..

Bahagia itu..
Saat kamu mendapatkan perasaan yang sama, sama seperti apa yang sudah kamu berikan..

Bahagia itu..
Saat bisa melihatnya tertawa lepas saat bersamamu..

Bahagia itu..
Saat dia menaruh kepercayaan penuh kepadamu..

Bahagia itu..
Tak terbatas..

Jadi intinya, Bahagia itu SEDERHANA :)

by. Agnes Hadiannisa

Udara Kematian (Andre Widiyanto)

Tatkala kau hirup udara sejuk diterbit fajar
Ada sejuta kehidupan yang kau renggut
Berebut untuk merasuk kedalam jiwa
Jiwa yang bernyawa dan penuh tanda tanya

Dikala sinar terik sang surya menyerang
Kehidupan yang penuh keramaian
Jutaan nyawa bergulat dengan hidup
Berhembus udara-udara mematikan
Yang tak dapat dihindari

Saat malam dingin merangkul
Saat itu membuat kita terlupa
Terlelap dan  sesukanya merenggut
Udara tanpa membayar

Saat ini aku, kamu, dia, dan mereka
Tak tahu udara yang masuk ke jiwa
Sudah layak atau tidak
Hirup udara yang tak tampak
Menusuk masuk
Menggerogot rongga nyawa

Udara yang menghidupi
Bisa kita rasakan
Dan tak mematikan seluruhnya
Ada pada Jiwa-Jiwa seperti Jiwa kita
Jiwa-Jiwa Khalifah
Yang dapat menjaga
apa yang menjadi amanah